Tentang Sahabatku…..
Menjadi orang yang selalu bisa bersabar terkadang sangatlah sulit…harus menekan emosi, mengorbankan perasaan tapi………….ada nikmat dikala kita temukan sisi tersendiri di dalam hati…yaitu hati yang ikhlas….beribadah itu indah
).
Aku ingat nasehat-nasehat sahabatku…sahabat yang sudah ku kenal lama bgt…dari awal aku kuliah tahun 1995 kira-kira udah 14 tahun yang lalu…salah satunya dia mengirimkan hadist riwayat Achmad….”Bertakwalah kepada Allah karena Dialah yang akan membuatmu baik semua hal yang merisaukanmu. Bacalah Al Qur’an dan senantiasalah mengingat Allah karena dengan demikian kalian akan diingat pula di langit sana dan akan menjadi cahaya bagimu di muka bumi ini”. Begitulah kira-kira yang sahabatku berikan kepadaku, setiap kali aku mengalami masalah, goncangan besar dalam hidupku….satu yang ku ingat..bahwa aku harus bersabar dan bertawakkal..menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT.
Suatu ketika aku benar-benar rapuh…tersungkur dalam masalah yang membelit diri, aku bercerita…istilah sekarang sih curhat
, sahabatku hanya mengingatkan satu ayat yang tertulis diatas…masyaAllah…aku selalu ingat nasehatnya…aku selalu ingat tentang sahabatku, perubahan pada diri sahabatku membuat perubahan juga pada diriku, tak bosan dia selalu berbagi ilmu…aku hanya jadi pendengar yang baik sambil menyimak apa yang dia sampaikan.
Kutipan lain yang aku dapat :
“Manusia memang seringkali bertindak tak masuk akal dan egois, bagaimanapun juga…maafkanlah mereka. Kalau kamu berbuat baik, orang-orang akan menyangka kamu punya motivasi di balik perbuatan baikmu itu, tetapi biarkanlah…teruslah berbuat baik. Kalau kamu sedang mengalami suatu perkara, kamu akan menemui kawan yang palsu, dan lawan yang sesungguhnya. Terus jalani perkara itu. Kalau kamu jujur dan terus terang, orang akan mengira kamu sedang berbuat curang, bagaimanapun juga, tetaplah berlaku jujur. Apa yang kamu bangun selama bertahun-tahun, bisa saja dihancurkan oleh seseorang dalam waktu satu malam. Tapi, tetaplah membangun bangunan itu. Kalau kamu berada dalam kedamaian dan kebahagiaan, orang-orang pasti iri dan cemburu, maka dari itu tetaplah kamu bahagia dan tersenyum dalam kedamaianmu. Perbuatan baik yang hari ini kamu lakukan, bisa saja dilupakan orang esok hari, tetapi bagaimanapun juga, tetaplah berbuat baik. Berilah dunia ini yang paling bagus yang kamu miliki, dan itu belum tentu cukup tapi….bagaimanapun juga…tetaplah memberi. Dan kamu akan lihat pada akhirnya bahwa semua ini hanya urusan antara Kamu dan Tuhan saja”.
Aku ingat nasehat-nasehat sahabatku…sahabat yang sudah ku kenal lama bgt…dari awal aku kuliah tahun 1995 kira-kira udah 14 tahun yang lalu…salah satunya dia mengirimkan hadist riwayat Achmad….”Bertakwalah kepada Allah karena Dialah yang akan membuatmu baik semua hal yang merisaukanmu. Bacalah Al Qur’an dan senantiasalah mengingat Allah karena dengan demikian kalian akan diingat pula di langit sana dan akan menjadi cahaya bagimu di muka bumi ini”. Begitulah kira-kira yang sahabatku berikan kepadaku, setiap kali aku mengalami masalah, goncangan besar dalam hidupku….satu yang ku ingat..bahwa aku harus bersabar dan bertawakkal..menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT.
Suatu ketika aku benar-benar rapuh…tersungkur dalam masalah yang membelit diri, aku bercerita…istilah sekarang sih curhat
Kutipan lain yang aku dapat :
“Manusia memang seringkali bertindak tak masuk akal dan egois, bagaimanapun juga…maafkanlah mereka. Kalau kamu berbuat baik, orang-orang akan menyangka kamu punya motivasi di balik perbuatan baikmu itu, tetapi biarkanlah…teruslah berbuat baik. Kalau kamu sedang mengalami suatu perkara, kamu akan menemui kawan yang palsu, dan lawan yang sesungguhnya. Terus jalani perkara itu. Kalau kamu jujur dan terus terang, orang akan mengira kamu sedang berbuat curang, bagaimanapun juga, tetaplah berlaku jujur. Apa yang kamu bangun selama bertahun-tahun, bisa saja dihancurkan oleh seseorang dalam waktu satu malam. Tapi, tetaplah membangun bangunan itu. Kalau kamu berada dalam kedamaian dan kebahagiaan, orang-orang pasti iri dan cemburu, maka dari itu tetaplah kamu bahagia dan tersenyum dalam kedamaianmu. Perbuatan baik yang hari ini kamu lakukan, bisa saja dilupakan orang esok hari, tetapi bagaimanapun juga, tetaplah berbuat baik. Berilah dunia ini yang paling bagus yang kamu miliki, dan itu belum tentu cukup tapi….bagaimanapun juga…tetaplah memberi. Dan kamu akan lihat pada akhirnya bahwa semua ini hanya urusan antara Kamu dan Tuhan saja”.
Begitulah kutipan yang ku dapat dari sahabatku, entah darimana dia dapatkan…yang jelas dibawahnya tertulis “dari seorang hamba yang tidak mau disebutkan namanya”, achhh…darimana sumbernya itu tidak penting…yang penting maknanya dan bermanfaat bagi orang lain. Mudah-mudahan bermanfaat buat yang baca postingku
). Makasih dan Amin.
Advertisement
Filed under: Cinta dan Sahabat, Tentang Sahabat